KARIMUN – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun (Perseroda) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, melalui produk TabunganKu yang ditujukan bagi anak sekolah.

Program ini menjadi salah satu upaya BPR Tuah Karimun untuk mengenalkan kebiasaan menabung kepada anak sejak usia dini. Melalui kebiasaan sederhana menyisihkan uang, anak-anak diharapkan dapat belajar mengelola keuangan, membangun kedisiplinan, serta mulai memahami pentingnya mempersiapkan kebutuhan dan impian di masa depan.

Melalui kampanye “Ayo Menabung, Mulai dari Sekarang, Wujudkan Impian Bersama”, BPR Tuah Karimun mengajak para pelajar untuk menjadikan menabung sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Utama PT BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, mengatakan bahwa budaya menabung sebaiknya dikenalkan kepada anak sejak usia sekolah.

“Kami ingin menanamkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak usia sekolah. Menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab dan kebiasaan merencanakan masa depan,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Setoran Terjangkau untuk Anak Sekolah

TabunganKu dirancang dengan nominal yang relatif terjangkau sehingga dapat menjadi sarana pembelajaran keuangan bagi pelajar dengan pendampingan orang tua atau wali.

Dalam materi program tersebut, BPR Tuah Karimun menetapkan:

  • Setoran awal: Rp20.000
  • Setoran lanjutan: Rp5.000
  • Biaya administrasi: Rp2.000 per bulan

Sementara itu, persyaratan pembukaan rekening meliputi KTP/KTP orang tua atau wali, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran. Program tersebut juga menawarkan hadiah menarik bagi nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini

Menurut Siska, pendidikan keuangan sejak bangku sekolah merupakan investasi jangka panjang. Anak yang terbiasa menyisihkan sebagian uangnya akan lebih mudah belajar membedakan kebutuhan dan keinginan serta memahami pentingnya memiliki tujuan keuangan.

“Dari kebiasaan kecil menyisihkan uang, mereka belajar memiliki tujuan dan mewujudkan impian secara bertahap,” katanya.

Upaya tersebut juga sejalan dengan pentingnya membangun budaya menabung sejak dini. OJK sebelumnya menekankan bahwa kebiasaan menabung sejak usia muda dapat membantu generasi muda dalam merencanakan masa depan sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Melalui TabunganKu, BPR Tuah Karimun berharap semakin banyak anak di Kabupaten Karimun yang mengenal layanan perbankan secara positif dan memiliki kebiasaan mengelola uang sejak usia sekolah.

“Yuk, mulai menabung hari ini. Karena masa depan yang baik dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,”